Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Kekalahan Lakers Nodai Rekor Baru Kobe

Mohammad Resha Pratama - detiksport
Browser anda tidak mendukung iFrame

Reuters
Philadelphia - Kobe Bryant membuat rekor pribadi baru saat LA Lakers menghadapi Philadelphia Sixers. Sayang, Lakers harus kalah 90-95 dari Sixers.

Dalam pertandingan yang dihelat di Wells Fargo Center, Selasa (7/2/2012) siang WIB, Lakers sudah sempat unggul 24-21 di kuarter pertama.

Di kuarter kedua pun Lakers tetap mendominasi laga dan sukses menutup paruh pertama laga dengan unggul 50-46.

Tapi di kuarter ketiga penampilan anak asuh Mike Brown itu menurun dan Sixers memanfaatkan dengan baik untuk mencetak 24 angka berbanding 19 milik lakers. Tuan rumah berbalik unggul tipis 70-69.

Di kuarter terakhir Sixers tak memberi kesempatan Lakers untuk bangkit kembali dan menyudahi laga dengan keunggulan 95-90.

Pada pertandingan itu Kobe membuat pencapaian baru dalam kariernya yakni melewati eks rekan setimnya, Shaquille O'Neal, dalam soal perolehan poin terbanyak dalam sejarah NBA. Kobe kini duduk di posisi kelima.

Dua puluh delapan poin yang dihasilkan Kobe di laga ini membuatnya kini sudah mengumpulkan 28.601 selama berkiprah di NBA. Ia jadi pebasket NBA yang masih aktif dengan jumlah torehan poin tertinggi.

Karrem Abdul-Jabbar masih memimpin dengan 38.887 poin. Disusul Karl Malone (36.928), Michael Jordan (32.292) dan Wilt Chamberlain (31.419).

Tapi tampil sebagai top performer di laga itu dari kubu Lakers adalah Andrew Bynum dengan 20 poin, 20 rebound dan tiga assist. Di kubu Sixers ada Louis Williams dengan 24 poin, dua rebound dan empat assist.

Sementara itu San Antonio Spurs sukses mengalahkan Memphis Grizzlies dengan skor 89-84 sekaligus memperpanjang rekor selalu menang di lima laga terakhirnya. Tampil sebagai top performer adalah Tim Duncan dengan 19 poin, 17 rebound dan tiga assist.

Hasil pertandingan lainnya

WASHINGTON 111 Toronto 108 (OT)
LA Clippers 107 ORLANDO 102 (OT)
Phoenix 99 ATLANTA 90
Chicago 108 NEW JERSEY 87
NY KNICKS 99 Utah 88
Sacramento 100 NEW ORLEANS 92

( mrp / rin )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Lakers Jinakkan Celtics Lewat OT

Meylan Fredy Ismawan - detiksport
Browser anda tidak mendukung iFrame

Reuters/Jessica Rinaldi
Boston - Los Angeles Lakers harus melalui waktu tambahan saat bermain di kandang Boston Celtics. Kobe Bryant dkk. akhirnya menang setengah bola, 88-87, atas tim tuan rumah.

Pertandingan di TD Garden, Boston, Jumat (10/2/2012) pagi WIB belum menghasilkan pemenang di waktu normal. Setelah empat kuarter berlalu, kedudukan masih sama kuat 82-82.

Di waktu tambahan, Lakers bisa menambahkan enam poin lagi. Tapi, Celtics juga tak menyerah. Mereka bisa melesakkan lima poin tambahan dan punya peluang untuk melewati Lakers beberapa saat sebelum pertandingan berakhir.

Di detik-detik terakhir, Ray Allen dalam posisi sangat baik untuk memasukkan bola ke keranjang dan memenangkan Celtics. Tapi, Pau Gasol muncul sebagai pahlawan Lakers dengan memblok tembakan Allen.

"Dalam opini saya, tembakan Allen sangat bagus. Tapi, Pau tak berhenti bermain sampai dia mendengar horn dan muncul dengan blok-nya," cetus Pelatih Lakers, Mike Brown, di Yahoosports.

"Saya dalam posisi yang sempurna. Dan dia (Gasol) muncul entah dari mana," sesal Allen.

Dalam pertandingan ini, Bryant menyumbangkan 27 poin untuk Lakers. Gasol menambahkan 25 poin plus 14 rebound, sedangkan Andrew Bynum 16 poin dan 17 rebound.

Di kubu Celtics, Allen mencetak 22 poin. Paul Pierce membuat 18 poin, sementara Kevin Garnett membukukan 12 poin dan 12 rebound.

Hasil lain:
Golden State 109-101 Denver
Houston 96-89 Phoenix
Oklahoma City 101-106 Sacramento

( mfi / rin )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS




nblindonesia.com
Tanda - Tanda Makin Ketat
Aspac Kalahkan Stadium dengan Skor Tipis
Tak salah mengatakan bahwa Flexi NBL Indonesia seri keempat bakal berlangsung lebih ketat jika dibandingkan dengan tiga seri sebelumnya. Hal itu terlihat saat Dell Aspac Jakarta beruji coba melawan Stadium Jakarta di GOR Lokasari, Mangga Besar, Jakarta, tadi malam (10/2). Aspac yang saat ini menghuni posisi ketiga hanya mampu menang dengan skor 80-71. Padahal, dua tim tersebut terpaut jauh di klasemen sementara NBL Indonesia. Stadium saat ini menghuni posisi ketujuh.

Margin kekalahan yang hanya sembilan angka itu juga menjadi penanda bagus bagi Stadium. Di musim reguler, Stadium pernah kalah dengan selisih 12 poin di seri pertama serta 17 angka di seri ketiga. Catatan tambahan, dalam laga tadi malam, Stadium tak diperkuat mesin poin utamanya, Merio Ferdiansyah.

''Agresivitas anak-anak termasuk bagus meski tidak ada Merio. Kami harus akui Merio adalah pemain penting di tim ini. Tapi, poin bagusnya adalah anak-anak terlihat memiliki agresivitas yang cukup tinggi," terang Abdurrachman Padang, pelatih Stadium, saat ditemui setelah pertandingan tadi malam.

Meski begitu, dia juga tak menampik bahwa anak asuhnya memiliki kelemahan yang terus berulang. Menurut pelatih yang karib disapa Momon tersebut, anak asuhnya kurang mampu bermain stabil.

Tak hanya kubu Stadium yang puas. Aspac juga menyatakan senang dengan permainan armadanya. Pasalnya, di pertandingan tersebut, Aspac memberikan minute play yang banyak bagi para pemain juniornya. Di antaranya, Handri Satrya Santosa, Muhammad Irman, serta Raymond Shariputra.

"Anak-anak mudanya benar-benar improve. Mereka bisa langsung tune in dengan tim. Kami memang menyiapkan langkah ini untuk mengantisipasi jika nanti Ius (Xaverius Prawiro) tak bisa main di Bali," tegas Tjetjep Firmansyah, pelatih Aspac.

Kondisi Ius memang sudah membaik. Namun, cedera engkelnya belum sembuh 100 persen. Ius bahkan masih terpincang-pincang.

''Belum tahu apakah akan main atau tidak. Engkelnya masih bengkak cukup besar," terang Ius. (ru/c6/ko)
Story Provided by Jawa Pos

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS




nblindonesia.com
PJ Raih Kemenangan Terbesar
Unggul 19 Poin atas Satria Muda
Persaingan Flexi NBL Indonesia kian seru. Sejalan dengan berakhirnya seri ketiga kemarin (5/2), gap poin semakin mepet, baik di papan atas maupun papan bawah. Kalau persaingan seperti saat ini terjaga sampai akhir musim reguler nanti, besar peluang peringkat beberapa tim harus ditentukan oleh keunggulan head to head.

Salah satu tanda bakal semakin sengitnya persaingan musim ini adalah tumbangnya Satria Muda (SM) Britama Jakarta. Juara bertahan tersebut dibekuk Pelita Jaya (PJ) Esia Jakarta 88-69. Itu adalah kekalahan kedua SM sampai seri ketiga. Jumlah kekalahan mereka sama dengan Dell Aspac Jakarta.

Margin 19 poin adalah kemenangan terbesar PJ atas SM di musim reguler. Tidak hanya musim ini, tetapi juga musim lalu. Sebelumnya, margin terbesar pertemuan kedua tim terjadi pada 14 Januari 2011, yaitu 11 poin.

Kemenangan PJ tadi malam tak lepas dari akuratnya tembakan shooter mereka. Erick Sebayang menjadi top scorer dengan 21 poin, sedangkan Ary Chandra paling produktif kedua dengan 16 poin. Bigman PJ Ponsianus Nyoman Indrawan yang dalam beberapa pertandingan sebelumnya terpuruk tadi malam membukukan 13 poin.

Sebaliknya, defense dan offense SM begitu buruk. Tadi malam field goal SM hanya 33 persen. Faisal Julius Achmad dan kawan-kawan juga sering melakukan kesalahan sendiri. Turnover mereka mencapai 28 kali. Pelatih SM Octaviarro Romely Tamtelahitu hanya geleng-geleng kepala melihat permainan anak asuhnya.

"Defense dan offense anak-anak buruk. Tidak bisa diapa-apain lagi," keluh pelatih yang karib disapa Ocky tersebut.

Absennya shooting guard muda Vamiga Michel yang tengah cedera juga dianggap sebagai salah satu biang kekalahan SM. Ketiadaan Vamiga membuat jajaran pelatih tak bisa leluasa melakukan rotasi. Kapten SM Julius Faisal Achmad menyatakan, Vamiga memang sangat dibutuhkan tim.

"Rotasi yang dilakukan tidak seperti biasanya karena memang tidak ada Vamiga. Namun, kami akui bahwa permainan kami tidak bagus. Tapi tidak apa-apa. Seri masih panjang. Kami harus tetap optimistis," ucap Faisal yang dalam pertandingan tadi malam mencetak 15 poin dan empat rebound.

Meski menang besar, pemain PJ harus melalui pertandingan itu dengan perjuangan keras. Di awal laga, PJ direpotkan oleh Wellyanson Situmorang yang mencetak 15 poin hanya di paro waktu pertama.

"Ketika SM leading hingga tujuh poin, zone defense anak-anak bagus untuk mengerem laju lawan," tutur pelatih PJ Rastafari Horongbala.

"Ketika mendapatkan momentum leading, kami bisa terus menjauh. Tembakan anak-anak juga sedang bagus," lanjut dia.

Seri keempat akan diselenggarakan di Denpasar, Bali, pada 18-26 Februari mendatang. Semakin dekat dengan championship series, persaingan akan semakin seru. (ru/c8/ang)
Story Provided by Jawa Pos

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Dua Kali OT, Mavericks Atasi Blazers

Andi Abdullah Sururi - detiksport
Browser anda tidak mendukung iFrame

(REUTERS)
Dallas - Lewat dua kali overtime (OT), Dallas Mavericks berhasil mengalahkan tamunya Portland Trail Blazers dalam lanjutan kompetisi NBA, Minggu (12/2/2012) WIB.

Dirk Nowitzki dan Jason Terry menjadi motor kemenangan Mavericks tersebut, berkat donasi masing-masing 20 dan 19 angka. Anak-anak Dallas menang dengan skor akhir 97-94.

LaMarcus Aldridge menjadi top performer di pertandingan ini dengan torehan 33 poin, termasuk 15 di kuarter keempat. Rekannya di Blazers, Jamal Crawford, juga tampil bagus untuk timnya dengan raihan 19 angka.

Setelah bermain 87 sama sampai OT pertama selesai, Delonte West membuka skor di OT kedua untuk Mavericks. Ia kembali menambah angka lewat sebuah jumper di sisa 2 menit 55 detik. Tuan rumah memimpin 93-89.

Crawford mencetak angka dari dua lemparan bebas, dan Aldridge membuat Blazers menyamakan kedudukan menjadi 93-93 di sisa 1 menit 43 detik.

Saat OT kedua tinggal 45 menit, Brendan Haywood berhasil mencetak poin buat Dallas. Crawford gagal, kemudian Nowitzki memastikan kemenangan Mavericks dengan sebuah shoot-nya di sisa 16,9 detik.

Kesempatan terakhir Blazers gagal dioptimalkan Wes Matthews ketika hanya memasukkan satu kali dari dua free throw-nya di 11,4 detik terakhir. Crawford sebenarnya memperoleh rebound dari kegagalan Matthews tersebut, tapi bola lemparannya tidak masuk jaring, bersamaan dengan bel berdering.

Sementara itu bintang baru dari New York Knicks, Jeremy Lin, kembali menjadi pahlawan buat timnya saat bertamu ke Minnesota Timberwolves. Sebuah free throw-nya di sisa 4,9 detik memastikan Knicks menang 100-98.

Total Lin mengemas 20 poin plus enam rebound dan delapan assist, terbaik dibanding rekan-rekan setimnya yang lain. Ini berarti sudah empat kali berturut-turut menjadi starter buat Knicks, dan timnya selalu menang.

Hasil pertandingan:
LA Clippers 111 CHARLOTTE 86
Denver 113 INDIANA 109
Philadelphia 99 CLEVELAND 84
NY Knicks 100 MINNESOTA 98
San Antonio 103 NEW JERSEY 89
DALLAS 97 Portland 94 (2 OT)
Orlando 99 MILWAUKEE 94
Phoenix 98 SACRAMENTO 84


( a2s / a2s )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS